+44(0) 1234 567 890 info@domainname.com

June 07, 2008

Uninstall Oracle 10g di Windows XP

Oracle merupakan perangkat lunak basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).

Beberapa kali saya belajar menginstall Oracle di sistem operasi Windows XP professional. Meski hanya tinggal klik sana - klik sini namun rupanya belum berhasil juga menginstall-nya. Kegagalan tersebut disebabkan oleh software saya yang sudah rusak mungkin, sebab saya menggunakan software kantor yaitu Oracle 9i. Hal ini saya ketahui dari proses instalasinya yang cukup lama dan sepertinya tidak jalan prosesnya sehingga harus saya hentikan karena tidak mau menunggu lama.

Kemudian saya belajar Oracle 10g XE (Express Edition) dengan membeli bukunya di Gramedia Surabaya sekitar bulan Februari lalu. Everything is ok, semuanya berjalan semudah membaca bukunya. Namun saya tidak puas dengan yang ada di buku tersebut, sebab Orcale yang dipakai adalah Oracle 10g Express Edition yang notabene ada beberapa tools yang tidak diikutkan seperti di Oracle 10g. Oleh sebab itulah saya berkeinginan untuk pindah ke Oracle 10g, dan akhirnya kesampaian.

Rupanya proses install Oracle 10g saya belum berhasil, karena kurang begitu tahu mana yang harus di centang atau diinclude-kan dalam instalasi tersebut. Kemudian membaca tutorial diinternet, namun rupanya ada yang masih kurang sehingga waktu Oracle-nya dijalankan ternyata belum bisa. Karena tidak jalan itulah saya install ulang, namun installasi yang lama harus saya bersihkan agar tidak terjadi konflik saat instalasi software yang baru. Beginilah cara uninstall software Oracle 10g yang saya lakukan.

1. Uninstall software Oracle 10g lewat Control panel : Control panel -> Add/Or Remove Program -> Remove Oracle 10g

2. Matikan servis Oracle 10g : Run -> services.msc -> Matikan seluruh servise Oracle 10g

3. Hapus seluruh registry di regedit : Run -> regedit -> Hapus file berikut:

- HKEY_CURRENT_USER\Software\Oracle
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM\CurrentControlSet \ Services \ OracleDBConsoleorcl
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleJobSchedulerORCL
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1iSQL*Plus
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1SNMPPeerEncapsulator
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1SNMPPeerMasterAgent
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1TNSListener
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleServiceORCL


4. Restart komputer.

5. Hapus File dan directory Oracle 10g tempat instalasi Oracle.

6. Tidak lupa file yang ada di direktori C:\Program Files\Oracle juga perlu dihapus loh :)

Dengan demikian, kita bisa menginstall Oracle yang baru. Akhirnya saya bisa mulai belajar Oracle dengan panduan buku dari Oracle University, namun pake bahasa Inggris. Tapi saya yakin bahwa saya bisa, Amin. Semoga saja :)
1 comment

June 04, 2008

Setting Password PHPMyAdmin

Jika kita menginstall Xampp for windows baik ter-include MySQL ataupun terpisah (dengan password), saat kita buka PHPMyAdmin melalui browser maka secara otomatis akan terbuka dan database akan terlihat. Dengan demikian kita maupun orang lain yang membuka akan bebas melihat dan memanipulasi database kita lantaran security-nya tidak terjaga.

Ini mungkin cukup aman meskipun kita tidak memberi password (mengunci) pada PHPMyAdmin jika hanya untuk sekedar belajar dil ocalhost. Akan tetapi hal ini tidak disarankan jika kita menyetting-nya sebagai server intranet, lebih-lebih internet. Sebab jika demikian maka server kita akan diacak-acak yang menyebabkan sistem web servis kita tidak jalan sesuai dengan kehendak kita.

Secara default bila kita menginstall xampp for windows dan meng-include kan MySQL, maka root password di MySQL kita belum ada passwordnya. Tidak hanya itu saja, PHPMyAdmin kita pun juga belum ada passwordnya. Nah, bagaimana untuk menyetting agar MySQL root beserta PHPMyAdmin kita punya password ?

Ada sebuah file yang harus kita ubah sedikit agar PHPMyAdmin kita memiliki password. Namun sebelum itu, berikanlah password pada root agar lebih aman dengan cara masuk ke PHPMyAdmin. Setelah itu, buka file bernama "config.inc" di folder \phpmyadmin . Setelah itu, ubah settingan pada file tersebut dengan menambahkan "http" menjadi sebagai berikut. Isikan nama user dan password. Dalam hal ini saya memberikan nama user sebagai root dan password root.

$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = 'http'; // Authentication method (valid choices: config, http, HTTP, signon or cookie)
$cfg['Servers'][$i]['user'] = 'root'; // MySQL user
$cfg['Servers'][$i]['password'] = 'root'; // MySQL password


Dengan demikian saat kita buka browser kemudian membuka PHPMyAdmin maka kita akan ditanya password dan nama user. Dengan demikian server apache kita sudah cukup aman. Kecuali jika ada orang yang tahu, maka tidak jadi aman deh. he he he he ;)
4 comments

June 03, 2008

Mengganti Port Servis Apache

Beberapa hari kemarin senior saya, mas Choy sedang ingin belajar CMS (Content Manajemen System) Joomla. Untuk menjalankan CMS tersebut dibutuhkan sebuah web server untuk PHP dan database MySQL, lalu saya merekomendasikan untuk menggunakan Xampp. Sebab dengan xampp semua yang diperlukan untuk menjalankan CMS mulai dari Apache web server, PHP, dan MySQL bisa tercover didalamnya.

Pada saat itu saya coba memberikan apa yang sedikit saya punya. Saya memberikan petunjuk untuk menginstall xampp tersebut, namun ketika instalasi sudah selasai ternyata Apache web service-nya belum mau running. Dalam pesan error tersebut disebutkan bahwa port 80 sudah terpakai oleh proxy.

Secara default, xampp yang kita install akan menggunakan port 80 sebagai jalan untuk servis Apache. Sehingga jika port tersebut sudah dipakai oleh proxy maka mau tidak mau kita harus mengganti salah satunya. Nah, dalam kasus yang dihadapi kemarin saya menganjurkan untuk mengganti port yang dimiliki oleh xampp (Apache). Bagaimana cara menggantinya ?

Tidak susah mengganti service dari port default (80) ke port 8888 (port berapa pun bisa asal belum terpakai). Yang perlu dirubah adalah file httpd.conf yang terletak di folder \apache\conf . Dalam file tersebut terdapat isi bernama Listen 80 dan ServerName localhost:80 . Ubah konfigurasinya menjadi Listen 8888 dan ServerName localhost:8888 (Atau port berapa pun yang belum terpakai.)

Jika sudah, restart service Apache dan MySQL dari control panel xampp. Setelah itu buka browser dan jalankan http://localhost:8888 . Dengan demikian port yang kita pakai tetap aman dan tidak bertabrakan, sehingga semua servis berjalan dengan beriringan secara damai :)
1 comment