Open Source For Better http://kirmann.wordpress.com

Google
 

Uninstall Oracle 10g di Windows XP

   
07 Juni 2008

Oracle merupakan perangkat lunak basis data relasional yang terdiri dari kumpulan data dalam suatu sistem manajemen basis data RDBMS. Perusahaan perangkat lunak Oracle memasarkan jenis basis data ini untuk bermacam-macam aplikasi yang bisa berjalan pada banyak jenis dan merk perangkat keras komputer (platform).

Beberapa kali saya belajar menginstall Oracle di sistem operasi Windows XP professional. Meski hanya tinggal klik sana - klik sini namun rupanya belum berhasil juga menginstall-nya. Kegagalan tersebut disebabkan oleh software saya yang sudah rusak mungkin, sebab saya menggunakan software kantor yaitu Oracle 9i. Hal ini saya ketahui dari proses instalasinya yang cukup lama dan sepertinya tidak jalan prosesnya sehingga harus saya hentikan karena tidak mau menunggu lama.

Kemudian saya belajar Oracle 10g XE (Express Edition) dengan membeli bukunya di Gramedia Surabaya sekitar bulan Februari lalu. Everything is ok, semuanya berjalan semudah membaca bukunya. Namun saya tidak puas dengan yang ada di buku tersebut, sebab Orcale yang dipakai adalah Oracle 10g Express Edition yang notabene ada beberapa tools yang tidak diikutkan seperti di Oracle 10g. Oleh sebab itulah saya berkeinginan untuk pindah ke Oracle 10g, dan akhirnya kesampaian.

Rupanya proses install Oracle 10g saya belum berhasil, karena kurang begitu tahu mana yang harus di centang atau diinclude-kan dalam instalasi tersebut. Kemudian membaca tutorial diinternet, namun rupanya ada yang masih kurang sehingga waktu Oracle-nya dijalankan ternyata belum bisa. Karena tidak jalan itulah saya install ulang, namun installasi yang lama harus saya bersihkan agar tidak terjadi konflik saat instalasi software yang baru. Beginilah cara uninstall software Oracle 10g yang saya lakukan.

1. Uninstall software Oracle 10g lewat Control panel : Control panel -> Add/Or Remove Program -> Remove Oracle 10g

2. Matikan servis Oracle 10g : Run -> services.msc -> Matikan seluruh servise Oracle 10g

3. Hapus seluruh registry di regedit : Run -> regedit -> Hapus file berikut:

- HKEY_CURRENT_USER\Software\Oracle
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM\CurrentControlSet \ Services \ OracleDBConsoleorcl
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleJobSchedulerORCL
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1iSQL*Plus
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1SNMPPeerEncapsulator
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1SNMPPeerMasterAgent
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleOraDb10g_home1TNSListener
- HKEY_LOCAL_MACHINE \ SYSTEM \ CurrentControlSet \ Services \ OracleServiceORCL


4. Restart komputer.

5. Hapus File dan directory Oracle 10g tempat instalasi Oracle.

6. Tidak lupa file yang ada di direktori C:\Program Files\Oracle juga perlu dihapus loh :)

Dengan demikian, kita bisa menginstall Oracle yang baru. Akhirnya saya bisa mulai belajar Oracle dengan panduan buku dari Oracle University, namun pake bahasa Inggris. Tapi saya yakin bahwa saya bisa, Amin. Semoga saja :)

Setting Password PHPMyAdmin

   
04 Juni 2008

Jika kita menginstall Xampp for windows baik ter-include MySQL ataupun terpisah (dengan password), saat kita buka PHPMyAdmin melalui browser maka secara otomatis akan terbuka dan database akan terlihat. Dengan demikian kita maupun orang lain yang membuka akan bebas melihat dan memanipulasi database kita lantaran security-nya tidak terjaga.

Ini mungkin cukup aman meskipun kita tidak memberi password (mengunci) pada PHPMyAdmin jika hanya untuk sekedar belajar dil ocalhost. Akan tetapi hal ini tidak disarankan jika kita menyetting-nya sebagai server intranet, lebih-lebih internet. Sebab jika demikian maka server kita akan diacak-acak yang menyebabkan sistem web servis kita tidak jalan sesuai dengan kehendak kita.

Secara default bila kita menginstall xampp for windows dan meng-include kan MySQL, maka root password di MySQL kita belum ada passwordnya. Tidak hanya itu saja, PHPMyAdmin kita pun juga belum ada passwordnya. Nah, bagaimana untuk menyetting agar MySQL root beserta PHPMyAdmin kita punya password ?

Ada sebuah file yang harus kita ubah sedikit agar PHPMyAdmin kita memiliki password. Namun sebelum itu, berikanlah password pada root agar lebih aman dengan cara masuk ke PHPMyAdmin. Setelah itu, buka file bernama "config.inc" di folder \phpmyadmin . Setelah itu, ubah settingan pada file tersebut dengan menambahkan "http" menjadi sebagai berikut. Isikan nama user dan password. Dalam hal ini saya memberikan nama user sebagai root dan password root.

$cfg['Servers'][$i]['auth_type'] = 'http'; // Authentication method (valid choices: config, http, HTTP, signon or cookie)
$cfg['Servers'][$i]['user'] = 'root'; // MySQL user
$cfg['Servers'][$i]['password'] = 'root'; // MySQL password


Dengan demikian saat kita buka browser kemudian membuka PHPMyAdmin maka kita akan ditanya password dan nama user. Dengan demikian server apache kita sudah cukup aman. Kecuali jika ada orang yang tahu, maka tidak jadi aman deh. he he he he ;)